VN-24, Asahan, Sumut – Sumatera Utara darurat narkoba khususnya di kabupaten Asahan, di tempat tempat hiburan malam bebas memperjual belikan obat obat yang mengandung zat Narkotika.
Di picu pernyataan salah satu pengunjung di diskotik Vegas, yang beralamat di jalan Satya bakti, sei renggas kota kisaran, yang mengatakan bahwa obat yang di jual di diskotik Vegas di duga kuat mengandung zat Narkotika.
Hingga pada tanggal 2/5/2026 awak media Indonesia maju menelusurin kebenarannya ke diskotik Vegas, ternyata untuk mendapatkan obat yang di duga mengandung zat Narkotika sangatlah mudah,
Di hadapan kamera tersembunyi, awak media Indonesia maju Erika Manik, langsung menyaksikan betapa bebasnya peredaran obat yang di duga mengandung zat Narkotika di diskotik Vegas.
Mengetahui bebasnya peredaran obat yang di duga mengandung zat Narkotika, Erika Manik langsung menghubungi telepon seluler Kapolresa Asahan lewat Aplikasi Whatsapp, 2/5/2026, dengan mengatakan dugaan peredaran obat yang mengandung zat Narkotika bebas beredar di diskotik Vegas, namun kapolres Asahan Bapak AKBP Nurvelani, S,H,, S, I, K,, M, H.. Hanya mengatakan Terima kasih akan kita tindak lanjutin.
Sangat jauh berbeda dengan Bapak kapolda Sumatera Utara Bapak IRJEN POL, Whisnu Hermawan F. S.I.K.. M.H yang tidak pernah menjawab chatingan wartawan yang selalu mengkritik kinerja institusi POLRI.
Mengharap publik untuk menilai, bahwa kepolisian di daerah Sumatera Utara tidak komparatif untuk menangani kasus narkoba, dan terkesan terjadi pembiaran awak media Indonesia maju Erika Manik memberitakannya berulang ulang kali dan bahkan memViralkan Berita tersebut.
Setelah Viral, salah seorang yang mengaku dari polda Sumatera Utara, memberi komentar, dengan mengatakan, Terima kasi atas informasinya. Polda sumut telah menindak tegas kasus penyalahgunaan Narkotika, dan berkomitmen memberantasnya termasuk yang membeking.
Komentar yang mengaku humas polda Sumatera Utara di media sosial, sangat bertolak belakang dengan pernyataan salah seorang pengunjung di diskotik Vegas. Yang mengatakan diskotik Vegas tidak akan bisa di razia dan kalaupun di razia itu hanya menutupin ke publik, karena kuat dugaan obat yang beredar di diskotik Vegas dari institusi POLRI
Hingga berita ini di layangkan diskotik Vegas masih tetap beroperasi dan bahkan makin di perketat pengamananya.
Pewarta : Sulthon
