Diduga Dikerjakan Asal-asalan, Proyek Paving Penataan Lingkungan RW 2 Kedusan Wirosari Disorot Warga

VN-24, WIROSARI — Pekerjaan proyek paving penataan lingkungan di wilayah RW 2 Kedusan, Kecamatan Wirosari, menuai sorotan warga. Proyek tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan karena dalam pelaksanaannya disebut tidak ada pengawasan langsung dari mandor di lokasi pekerjaan.

Sejumlah warga mengaku menemukan berbagai kejanggalan pada hasil pemasangan paving. Beberapa bagian paving terlihat dipasang tidak rata, bahkan terdapat bagian yang tampak miring dan berpotensi cepat rusak apabila dilalui kendaraan maupun saat musim hujan.

Selain itu, warga juga menyoroti perbedaan metode pengerjaan di lokasi proyek. Ada bagian paving yang menggunakan stut atau pengunci, namun di bagian lain tidak dipasang secara merata. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan ketidaksesuaian kualitas pekerjaan di lapangan.

Tak hanya itu, jarak antar paving yang menggunakan stut disebut tidak diberikan adukan semen sebagai perekat antar paving. Akibatnya, paving dinilai kurang kuat dan dikhawatirkan mudah bergeser maupun ambles dalam waktu singkat.

“Kalau dilihat dari hasilnya, pemasangan paving seperti kurang rapi. Ada yang miring dan antar paving juga terlihat renggang tanpa perekat yang maksimal,” ujar salah seorang warga setempat.

Warga berharap pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait segera melakukan pengecekan ulang terhadap kualitas pekerjaan tersebut agar pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah benar-benar sesuai spesifikasi dan dapat bertahan lama.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun mandor terkait dugaan pekerjaan paving yang dinilai tidak maksimal tersebut.

Pewarta : Sulthon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *