VN-24, Jakarta – Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) dikejutkan oleh pengunduran diri salah satu perwira menengahnya. AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, S.H., M.H., yang terakhir menjabat sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi (Kabagrenmin) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, secara resmi memutuskan mengundurkan diri dari dinas aktif Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terhitung sejak 1 September 2026.
Langkah berani ini seketika viral dan menuai banyak perhatian publik setelah disampaikan secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (1/11/2026).
Dalam unggahan tersebut, Netty menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil tanpa paksaan dari pihak mana pun, melainkan hasil kontemplasi mendalam atas tatanan institusi yang ia rasakan tak lagi sejalan dengan hati nuraninya.
“Tidak mudah meninggalkan institusi yang pernah menjadi bagian dari hidup dan pengabdian. Namun, lebih menyakitkan jika harus bertahan dalam tatanan yang tak lagi sejalan dengan hati nurani,” ungkap Netty.
“Saya tidak pergi karena kehilangan keberanian, tetapi karena saya tidak ingin kehilangan prinsip. Saya tidak takut melepaskan jabatan, tetapi saya takut mengkhianati kebenaran yang saya yakini. Seragam bisa ditanggalkan, jabatan bisa ditinggalkan, tetapi harga diri dan hati nurani tidak boleh diperjualbelikan,” tegasnya.
Relevansi & Profil AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian
Pengunduran diri ini menyita perhatian publik bukan tanpa alasan. AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian dikenal luas sebagai sosok Polwan dengan rekam jejak operasional, kepemimpinan teritorial, dan akademis yang cemerlang:
Karier Berawal dari Bintara hingga Perwira Menengah: Mengawali pengabdiannya dari jenjang Bintara/Perwira Sumber Sarjana hingga berhasil meraih pangkat Perwira Menengah (AKBP).
Tim Moge “The Road Force Blue” (2005): Di awal kariernya, ia dipercaya memimpin unit motor gede (moge) legendaris Srikandi di bawah Ditlantas Polda Metro Jaya untuk pengawalan VVIP dan tamu negara.
Kepemimpinan Wilayah Strategis: Memiliki pengalaman memimpin kawasan krusial DKI Jakarta, antara lain sebagai Kapolsek Sunda Kelapa (2018) dan Kapolsek Metro Menteng (2022) di area Ring 1 Jakarta.
Capaian Akademis Tinggi: Meraih gelar doktor (S3) Ilmu Hukum dari Universitas Sriwijaya dengan predikat Cum Laude, memproklamirkan dirinya sebagai representasi “Polisi Pembelajar”.
Inilah deretan Prestasi Penghargaan:
Indonesia Women Excellence Award (2021): Atas komitmen perlindungan dan pelayanan masyarakat.
Metrapolitika Award (2025): Apresiasi atas dedikasinya sebagai sosok polisi humanis.
11 Perempuan Inspiratif Nasional AMKI (April 2026): Penghargaan bertema “Perempuan Tangguh” dari Asosiasi Media Konvergensi Indonesia atas konsistensi dan integritasnya dalam penegakan hukum. ***
