VN-24, Pangkal Pinang – Program Merajut Pendidikan yang digagas Polresta Pangkalpinang mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pendaftaran dibuka, puluhan warga datang untuk memanfaatkan kesempatan memperoleh beasiswa kuliah jenjang Strata Satu (S1) dengan seluruh biaya pendidikan ditanggung hingga lulus.
Program ini ditujukan bagi lulusan SMA sederajat dari keluarga kurang mampu yang memiliki semangat melanjutkan pendidikan, namun terkendala kondisi ekonomi.
Selain membebaskan biaya kuliah, penerima beasiswa juga berpeluang mendapatkan bantuan biaya hidup hingga Rp6 juta setiap semester, bahkan fasilitas tempat tinggal bagi mahasiswa yang berdomisili jauh dari kampus.
Salah seorang pendaftar, Michael Sutanto, mengaku program tersebut menjadi harapan besar baginya untuk bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Michael mengatakan, keterbatasan ekonomi keluarga selama ini membuatnya belum mampu melanjutkan kuliah.
Ia berharap dapat lolos seleksi sehingga bisa mengambil jurusan Manajemen dan memiliki peluang kerja yang lebih baik untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarganya.
Sementara itu, Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Indra Wijatmiko, mengatakan program Merajut Pendidikan lahir sebagai bentuk kepedulian Polresta Pangkalpinang terhadap generasi muda yang memiliki semangat belajar tinggi, tetapi terhambat persoalan biaya.
“Melalui program Merajut Pendidikan, kami ingin memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.
Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjadi salah satu upaya memutus rantai kemiskinan,” ujar Indra Wijatmiko.
Ia menjelaskan, seluruh personel Bhabinkamtibmas diterjunkan untuk melakukan pendataan dan verifikasi langsung ke lapangan agar penerima beasiswa benar-benar berasal dari keluarga kurang mampu sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran.
“Verifikasi dilakukan secara langsung oleh Bhabinkamtibmas agar program ini benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Kami ingin bantuan ini tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masa depan para penerima,” tambahnya.
Program kuliah gratis ini menargetkan 70 mahasiswa dari Kota Pangkalpinang. Pendaftaran dibuka hingga 25 September 2026 bagi lulusan SMA sederajat tahun 2024 hingga 2026, berusia maksimal 21 tahun, belum menikah, dan berdomisili di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kapolresta berharap masyarakat turut menyebarluaskan informasi mengenai program tersebut agar semakin banyak anak-anak berprestasi yang terkendala biaya dapat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan meraih masa depan yang lebih baik.
Pewarta : Irwan Agustino Neto
